Kulit yang tiba-tiba terasa gatal kemudian muncul lepuhan tentu dapat membuat khawatir. Lepuhan pada kulit memang bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti luka bakar, alergi, infeksi, atau gesekan. Namun, jika lepuhan muncul tanpa penyebab yang jelas dan terjadi berulang, kondisi tersebut perlu diperiksa.

Salah satu penyakit yang dapat menyebabkan lepuhan adalah pemfigoid bulosa. Kondisi ini merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang bagian tertentu pada kulit sehingga terbentuk lepuhan.

Apa Itu Pemfigoid Bulosa?

Pemfigoid bulosa adalah penyakit autoimun yang menyebabkan terbentuknya lepuhan pada kulit akibat terganggunya hubungan antara lapisan kulit bagian atas dan jaringan di bawahnya.

Pada kondisi normal, sistem kekebalan tubuh membantu melindungi tubuh dari infeksi. Pada pemfigoid bulosa, sistem imun justru menyerang protein tertentu yang berperan dalam melekatkan lapisan kulit.

Akibatnya, cairan dapat terkumpul di antara lapisan kulit dan membentuk lepuhan. Pemfigoid bulosa umumnya lebih banyak ditemukan pada orang berusia lanjut, tetapi dapat terjadi pada usia lain.

Seperti Apa Bentuk Lepuhan pada Pemfigoid Bulosa?

Lepuhan pada pemfigoid bulosa umumnya berukuran cukup tegang dan berisi cairan. Lepuhan dapat muncul pada kulit yang tampak normal atau didahului oleh rasa gatal dan kemerahan.

Keluhan yang dapat muncul meliputi:

  • Gatal yang cukup intens
  • Bintil atau area kemerahan pada kulit
  • Lepuhan berisi cairan
  • Kulit terasa sensitif atau perih
  • Luka setelah lepuhan pecah

Apa Penyebab Pemfigoid Bulosa?

Pemfigoid bulosa berkaitan dengan reaksi autoimun, tetapi penyebab pasti mengapa sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan kulit belum sepenuhnya diketahui.

Pada sebagian orang, kondisi tertentu dapat menjadi pemicu atau berkaitan dengan munculnya penyakit, seperti:

  • Usia lanjut
  • Faktor genetik tertentu
  • Beberapa kondisi kesehatan
  • Obat-obatan tertentu
  • Faktor lingkungan tertentu

Apakah Pemfigoid Bulosa Menular?

Tidak. Pemfigoid bulosa bukan penyakit menular. Lepuhan yang muncul bukan disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang berpindah dari satu orang ke orang lain. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Karena itu, pemfigoid bulosa tidak dapat menular melalui sentuhan, berbagi barang, maupun kontak dekat dengan penderita.

Apakah Pemfigoid Bulosa Hanya Menyerang Kulit?

Sebagian besar kelainan pemfigoid bulosa terjadi pada kulit. Namun, pada sebagian pasien, lepuhan atau luka juga dapat melibatkan selaput lendir, misalnya di dalam mulut atau area genital. Keterlibatan selaput lendir tidak selalu terjadi dan dapat berbeda pada setiap pasien.

Jika terdapat luka atau lepuhan pada mulut yang membuat sulit makan dan minum, pemeriksaan dokter perlu dilakukan agar kondisi dapat ditangani dengan tepat.

Apa yang Terjadi Jika Pemfigoid Bulosa Tidak Ditangani?

Pemfigoid bulosa dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan mengalami periode membaik maupun kambuh.

Lepuhan yang luas dapat menyebabkan kulit kehilangan cairan dan meningkatkan risiko infeksi apabila luka tidak dirawat dengan baik. Pada orang lanjut usia atau pasien dengan kondisi kesehatan tertentu, komplikasi dapat menjadi lebih serius.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Segera periksakan kulit jika lepuhan muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas, terutama apabila jumlahnya semakin banyak atau disertai rasa gatal yang berat.

Pemeriksaan juga diperlukan jika:

  • Lepuhan muncul berulang
  • Luka mudah pecah dan sulit sembuh
  • Area kulit yang terkena semakin luas
  • Terdapat tanda infeksi seperti nanah atau demam
  • Muncul lepuhan atau luka di dalam mulut
  • Sulit makan atau minum karena luka di mulut
  • Keluhan mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari

Diagnosis lebih awal membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai dan mengurangi risiko komplikasi.

Jangan Abaikan Kulit yang Tiba-Tiba Melepuh, Atasi di Klinik Utama Pandawa

Lepuhan yang muncul secara tiba-tiba, terutama jika disertai rasa gatal dan terjadi berulang, dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kulit termasuk pemfigoid bulosa. Karena tampilannya dapat menyerupai penyakit kulit lainnya, pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Jika kulit tiba-tiba melepuh tanpa penyebab yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit di Klinik Utama Pandawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.