Keputihan merupakan hal yang dapat dialami wanita dan tidak selalu menandakan penyakit. Namun, jika keputihan mengalami perubahan warna, bau, jumlah, atau tekstur dan disertai nyeri saat buang air kecil, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah infeksi atau kolonisasi bakteri Ureaplasma. Bakteri ini dapat ditemukan pada saluran genital sebagian orang tanpa menimbulkan keluhan. Karena itu, keberadaan Ureaplasma dalam hasil pemeriksaan tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit yang membutuhkan pengobatan.
Apa Itu Ureaplasma
Ureaplasma merupakan kelompok bakteri yang termasuk dalam keluarga Mycoplasmataceae. Bakteri ini dapat ditemukan pada saluran genital dan saluran kemih.
Ureaplasma berbeda dari banyak bakteri lain karena tidak memiliki dinding sel. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa pemilihan antibiotik perlu dilakukan secara tepat oleh dokter.
Hal penting yang perlu dipahami adalah Ureaplasma dapat ditemukan pada orang yang tidak memiliki gejala. Oleh karena itu, hasil tes positif perlu dinilai bersama keluhan, pemeriksaan fisik, serta kemungkinan penyebab lain.
Apa Hubungan Ureaplasma dengan Keputihan?
Pada sebagian orang, Ureaplasma dapat ditemukan tanpa menimbulkan masalah. Namun, pada kondisi tertentu, bakteri ini dapat berkaitan dengan keluhan pada saluran genital atau kemih.
Keputihan yang mengalami perubahan dapat muncul dalam berbagai kondisi, bukan hanya karena Ureaplasma. Infeksi lain seperti bacterial vaginosis, kandidiasis, trikomoniasis, klamidia, atau gonore juga dapat menyebabkan perubahan keputihan.
Karena penyebabnya beragam, keputihan tidak dapat dipastikan disebabkan Ureaplasma hanya berdasarkan tampilannya.
Gejala Ureaplasma yang Perlu Diperhatikan
Sebagian orang yang membawa Ureaplasma tidak mengalami gejala sama sekali. Jika terdapat keluhan, gejala dapat menyerupai infeksi saluran genital atau kemih lainnya.
Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:
- Keputihan yang berubah dari biasanya
- Rasa perih atau nyeri saat buang air kecil
- Rasa tidak nyaman pada area genital
- Nyeri pada area panggul pada kondisi tertentu
- Keluhan pada saluran kemih
Pada wanita, gejala tersebut tidak spesifik sehingga pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
Bagaimana Ureaplasma Bisa Menular?
Ureaplasma dapat ditemukan pada saluran genital dan dapat berpindah melalui kontak seksual. Namun, keberadaannya tidak sesederhana infeksi menular seksual yang selalu menunjukkan adanya penyakit aktif.
Seseorang dapat membawa Ureaplasma tanpa gejala, sehingga hasil positif tidak otomatis menunjukkan kapan atau dari siapa bakteri tersebut diperoleh.
Jika ditemukan Ureaplasma dan terdapat keluhan, dokter akan mempertimbangkan riwayat seksual, gejala, hasil pemeriksaan, serta kemungkinan infeksi lain yang lebih relevan secara klinis.
Kapan Keputihan dan Nyeri Pipis Perlu Diperiksa?
Sebaiknya konsultasikan dengan dokter apabila perubahan keputihan berlangsung terus-menerus atau disertai keluhan lain seperti:
- Nyeri atau perih saat buang air kecil
- Bau keputihan yang berbeda dari biasanya
- Gatal atau rasa terbakar pada area genital
- Nyeri panggul
- Perdarahan di luar menstruasi
- Keluhan muncul setelah hubungan seksual berisiko
- Gejala berulang meskipun sudah pernah mendapatkan pengobatan
Pemeriksaan juga penting jika keluhan semakin berat atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jangan Abaikan Perubahan Keputihan Anda, Atasi Segera di Klinik Utama Pandawa
Keputihan yang berubah disertai nyeri saat pipis memang dapat berkaitan dengan masalah pada saluran genital atau kemih, termasuk kemungkinan keterlibatan Ureaplasma. Namun, gejala tersebut tidak cukup untuk menentukan diagnosis. Pemeriksaan dokter dapat membantu mencari penyebab yang tepat sehingga penanganan tidak hanya berdasarkan dugaan.
Jika mengalami perubahan keputihan, nyeri saat pipis, atau keluhan lain pada area intim, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin di Klinik Utama Pandawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai. Keputihan berubah dan nyeri saat pipis? Jangan hanya menebak penyebabnya, konsultasikan dengan dokter.

Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.

