Scabies atau yang sering dikenal sebagai kudis merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Parasit mikroskopis ini menggali terowongan di lapisan kulit dan memicu rasa gatal yang sangat intens, terutama pada malam hari.
Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Penularannya cukup mudah terjadi melalui kontak kulit langsung atau penggunaan barang pribadi secara bersama, seperti pakaian, handuk, atau tempat tidur.
Rasa gatal yang muncul akibat scabies sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas tidur penderitanya. Oleh karena itu, penanganan yang tepat sangat diperlukan agar infeksi tidak semakin menyebar ke orang lain.
Baca Juga: Plak Merah Bersisik di Kulit? Waspada Psoriasis Vulgaris
Apa Itu Scabies
Scabies adalah infeksi kulit yang terjadi ketika tungau Sarcoptes scabiei masuk dan berkembang biak di lapisan kulit manusia. Tungau ini membuat terowongan kecil di bawah permukaan kulit untuk bertelur.
Akibatnya, sistem imun tubuh bereaksi terhadap keberadaan tungau, telur, dan kotorannya sehingga menimbulkan gejala seperti:
- Gatal hebat terutama pada malam hari
- Ruam atau bintik merah pada kulit
- Kulit bersisik atau melepuh kecil
- Garis tipis seperti terowongan di kulit
Infeksi scabies dapat menyebar ke anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah.
Baca Juga: Fordyce Spots: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
7 Obat Scabies Paling Ampuh di Apotek
Berikut beberapa obat scabies yang sering digunakan dalam penanganan medis untuk membantu membunuh tungau dan meredakan gejala.
1. Permethrin
Permethrin merupakan salah satu obat lini pertama yang sering direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi scabies. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk krim dengan konsentrasi 5% yang digunakan dengan cara dioleskan ke seluruh permukaan tubuh dari leher hingga kaki. Cara kerja permethrin adalah dengan menyerang sistem saraf tungau sehingga parasit tersebut mati. Keunggulan obat ini antara lain:
- Efektif membunuh tungau dan telurnya
- Relatif aman digunakan
- Tingkat keberhasilan tinggi
Biasanya krim ini digunakan selama 8–12 jam sebelum kemudian dibilas.
2. Ivermectin
Ivermectin adalah obat antiparasit yang biasanya diberikan dalam bentuk tablet. Obat ini bekerja secara sistemik dengan cara membunuh tungau melalui aliran darah. Ivermectin sering digunakan pada kasus scabies yang luas atau tidak membaik dengan terapi topikal. Penggunaan obat ini harus berdasarkan resep dokter untuk memastikan dosis yang tepat sesuai kondisi pasien.
3. Benzyl Benzoate
Benzyl benzoate merupakan obat topikal yang juga sering digunakan dalam pengobatan scabies. Obat ini bekerja dengan membunuh tungau penyebab infeksi kulit. Biasanya tersedia dalam bentuk lotion atau krim yang dioleskan ke area kulit yang terinfeksi. Meskipun cukup efektif, obat ini terkadang dapat menimbulkan sensasi panas atau iritasi ringan pada kulit sensitif.
4. Sulfur (Salep Belerang)
Salep sulfur atau belerang telah lama digunakan sebagai pengobatan scabies. Obat ini bekerja dengan cara menghancurkan tungau serta membantu mengurangi infeksi kulit. Kelebihan salep sulfur antara lain:
- relatif aman untuk anak-anak
- harga lebih terjangkau
- mudah ditemukan di apotek
Namun, baunya yang cukup kuat sering menjadi keluhan sebagian pengguna.
5. Crotamiton
Crotamiton adalah obat topikal yang memiliki dua fungsi utama, yaitu:
- membunuh tungau penyebab scabies
- meredakan rasa gatal pada kulit
Obat ini biasanya digunakan selama beberapa hari sesuai anjuran tenaga medis.
6. Lindane
Lindane merupakan obat scabies yang bekerja dengan memengaruhi sistem saraf tungau. Namun, obat ini biasanya hanya digunakan pada kondisi tertentu karena memiliki potensi efek samping jika digunakan secara tidak tepat. Oleh karena itu, penggunaan lindane harus berada di bawah pengawasan dokter.
7. Hydrocortisone
Hydrocortisone bukan obat yang membunuh tungau, tetapi sering digunakan untuk membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal yang muncul akibat scabies. Obat ini biasanya diberikan sebagai terapi tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pasien selama proses penyembuhan.
Baca Juga: Luka Kulit Menyebar Cepat? Bisa Jadi Impetigo
Cara Menggunakan Obat Scabies dengan Benar
Agar pengobatan scabies lebih efektif, penggunaan obat harus dilakukan dengan cara yang tepat.
Berikut beberapa langkah yang biasanya dianjurkan:
- Gunakan obat sesuai petunjuk dokter atau label kemasan.
- Oleskan krim pada seluruh tubuh, tidak hanya pada area yang gatal.
- Biarkan obat bekerja selama waktu yang dianjurkan sebelum dibilas.
- Ulangi pengobatan sesuai jadwal jika diperlukan.
Selain itu, penting untuk memastikan bahwa semua anggota keluarga yang berisiko juga mendapatkan pengobatan jika diperlukan.
Baca Juga: Muncul Bintik Merah Tanpa Gatal, Berbahayakah?
Cara Mencegah Penularan Scabies
Selain menggunakan obat, pencegahan penularan juga sangat penting. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Cuci Pakaian dengan Air Panas
- Hindari Berbagi Barang Pribadi
- Bersihkan Lingkungan Rumah
- Potong Kuku Secara Rutin
Baca Juga: Mencari Dokter Kulit Terdekat: Panduan untuk Perawatan Kulit yang Tepat
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun obat scabies tersedia di apotek, pemeriksaan medis tetap dianjurkan terutama jika:
- gatal tidak kunjung membaik
- ruam semakin menyebar
- muncul infeksi pada kulit
- pengobatan tidak memberikan hasil setelah beberapa minggu
Dokter dapat melakukan pemeriksaan kulit secara menyeluruh untuk memastikan diagnosis serta menentukan terapi yang paling sesuai.
Penanganan Scabies di Klinik Utama Pandawa
Klinik Utama Pandawa menyediakan layanan penanganan skabies yang ditangani oleh tenaga medis profesional dengan prosedur yang aman dan mengikuti standar pelayanan kesehatan. Penanganan ini bertujuan untuk membantu mengatasi infeksi kulit akibat tungau, meredakan rasa gatal yang mengganggu, serta membantu memulihkan kondisi kulit agar kembali sehat.
Sebelum memulai perawatan, pasien akan menjalani konsultasi dan pemeriksaan medis untuk menilai kondisi kulit serta memastikan diagnosis skabies. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien. Seluruh proses perawatan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kebersihan, dan kenyamanan pasien selama menjalani pengobatan.
Keunggulan Penanganan Skabies di Klinik Utama Pandawa:
- Konsultasi dokter untuk memahami keluhan dan kondisi kulit pasien
- Pemeriksaan untuk membantu menegakkan diagnosis secara tepat
- Penanganan dilakukan oleh tenaga medis profesional
- Metode pengobatan disesuaikan dengan kondisi pasien
- Prosedur dilakukan dengan standar kebersihan dan keamanan medis
- Pemantauan kondisi pasien selama proses perawatan
- Privasi pasien dijaga selama konsultasi dan tindakan
Jika Anda mengalami gatal hebat terutama pada malam hari atau muncul ruam pada kulit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat agar infeksi skabies dapat ditangani dengan baik dan tidak menyebar ke orang lain.

Referensi
- Cleveland Clinic Diakses pada 2026 Calamine Lotion. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/23338-calamine-lotion
- Mayo Clinic Diakses pada 2026 Scabies. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scabies/symptoms-causes/syc-20377378

Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.

